Kamu udah pasang iklan. Tiap hari ada yang chat. Tapi dihitung di akhir bulan, orderannya masih segitu-gitu aja. Bingungnya: yang salah bagian mana?
Chat saya, ceritain jualanmu
Pagi buka HP. Ada notif: "berapa kak?" Kamu balas panjang, kirim foto, jelasin bahan, kasih diskon dikit. Dibaca. Terus diem.
Siang buka lagi. Uang iklannya jalan. Sore ganti foto, soalnya yang kemarin kayaknya kurang. Malam ganti lagi. Besoknya bingung, mau ganti apa lagi.
Kalau ada tiga yang kena, masalahnya bukan di fotonya. Kamu cuma belum pernah dikasih lihat angka yang bener.
Duitnya keluar berapa per chat. Bukan yang penting berapa orang lihat iklan. Yang penting: satu chat masuk, kamu keluar berapa.
Foto atau video dicoba dulu, jangan langsung diganti. Dua versi jalan bareng, dilihat mana yang lebih murah chatnya. Yang kalah dibuang, yang menang dipakai terus.
Yang buang duit dimatiin minggu itu juga. Nggak nunggu akhir bulan. Soalnya duit yang keluar sia-sia itu duit yang harusnya jadi order.
Saya buka akun iklanmu, saya tunjuk bagian mana yang keluar duit tapi nggak ada hasilnya, terus saya betulin di situ. Bukan laporan tebel yang ujungnya nggak kamu baca.
Tiap Jumat sore kamu terima satu lembar. Isinya: minggu ini keluar berapa, masuk berapa chat, dari chat itu jadi berapa order, dan satu order biayanya berapa. Angkanya dari akunmu sendiri, jadi bisa kamu cek kapan aja.
Iklan dipegang tiap hari. Sebulan saya bikinin 4 materi baru. Tiap Jumat laporan satu lembar. Uang iklannya tetap punyamu, minimal Rp3.000.000 sebulan. Kamu jualan, saya urus angkanya.
Sama kayak yang di atas, plus 8 materi dan 4 video pendek tiap bulan. Buat kamu yang udah nggak ada waktu mikirin konten. Saya siapin, kamu tinggal bilang oke.
Jualan saya masih kecil, masih bisa pakai iklan?
Bisa, kalau udah ada yang beli walau bukan dari iklan. Kalau belum pernah ada yang beli sama sekali,
iklan cuma bikin duit keluar lebih cepet.
Kenapa bayarnya di depan?
Kerjanya jalan dari minggu pertama. Kalau bayarnya belakangan, saya nagih orang yang udah
ngerasain hasilnya duluan.
Uang iklannya masuk ke rekening siapa?
Ke kartu kamu sendiri. Saya nggak pegang uangnya, cuma akunnya.
Kalau bulan depan saya berhenti?
Akunnya tetap punyamu, catatannya juga. Yang gantiin saya bisa lanjut, nggak perlu nebak-nebak.
Bilang jualan kamu apa, dan sebulan terakhir habis berapa buat iklan. Saya balas dua hal: iklannya masih layak diterusin atau nggak, dan kalau layak, mana yang mesti dibenerin dulu.
Kalau menurut saya belum layak, saya bilang belum layak. Lebih baik kamu tahu sekarang, daripada tiga bulan lagi baru sadar duitnya habis buat iklan yang nggak jelas arahnya.
Chat saya sekarang